Di balik kejernihan suara burung walet yang menggema di gedung-gedung tinggi pedesaan, ada harapan dan doa para petani walet. Mereka percaya, suara yang tepat mampu menjadi panggilan cinta bagi burung walet agar mau singgah, menetap, hingga akhirnya bersarang.
Salah satu suara yang belakangan ramai dibicarakan adalah SP King Birahi karya Andi Sufar. Bagi sebagian petani walet, nama ini bukan sekadar rekaman biasa, melainkan simbol perjuangan panjang dalam mencari nada suara yang paling pas untuk memikat burung walet.
Kenapa Disebut : King Birahi Andi Sufar
Dalam istilah petani walet, “birahi” merujuk pada suara yang mampu membangkitkan naluri alami walet untuk berkumpul dan berebut tempat. Suara SP King Birahi dikenal memiliki irama tajam, rapat, dan berenergi, sehingga cocok digunakan sebagai suara panggil yang diputar dari luar gedung untuk memancing walet datang.
Petani walet menyebut, begitu suara ini diputar, walet yang sedang terbang bisa langsung berbalik arah. Ada sensasi seperti “magnet” yang menarik mereka untuk mendekat.
Peran Andi Sufar sebagai Konsultan Walet
Di balik nama besar suara ini, ada sosok Andi Sufar, seorang konsultan walet yang sudah lama mendampingi para petani dalam mengelola rumah walet mereka. Melalui pengalaman di lapangan, Andi memahami betul bahwa keberhasilan gedung walet bukan hanya ditentukan oleh lokasi dan desain, tetapi juga oleh kualitas suara pemanggil, tata ruang dan kelembapan sebuah gedung.
Sebagai konsultan, Andi tidak hanya memberi arahan teknis, tetapi juga menciptakan suara-suara andalan seperti SP King Birahi. Karyanya kini banyak digunakan petani walet yang mengunakan jasa beliau di berbagai daerah Indonesia. Bahkan, ada petani yang mengaku jumlah walet yang singgah meningkat setelah mengunakan jasa konsultan andi sufar.
Antara Harapan dan Tantangan
Namun, suara walet hanyalah salah satu faktor. Petani walet tahu betul, tanpa gedung yang nyaman, kelembapan yang pas, dan lokasi strategis, hasilnya tetap tidak maksimal. Itulah mengapa suara SP King Birahi dianggap sebagai “senjata tambahan”, bukan jaminan tunggal.
Bagi petani walet kecil, memiliki suara andalan seperti ini memberikan semangat baru. “Setidaknya, kami merasa lebih percaya diri. Ada harapan baru setiap kali memutarnya,” kata seorang petani di Kalimantan.
Suara SP King Birahi Andi Sufar menjadi bukti bahwa di balik bisnis walet yang penuh risiko, masih ada ruang kreativitas dan inovasi. Bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal perjuangan manusia mencari rezeki dari makhluk kecil yang terbang bebas di langit.
Suara walet ini bukan sekadar nada, melainkan juga simbol harapan – bahwa dengan usaha, kesabaran, dan keyakinan, rezeki bisa datang dari jalan yang tak terduga.